Susu Segar Langsung Belum Tentu Bebas Bakteri



Susu Segar Langsung Belum Tentu Bebas BakteriSemakin sedikit melewati proses pengolahan, kandungan nutrisi dalam susu sapi seharusnya semakin baik. Namun tanpa dipanaskan terlebih dahulu, susu segar yang seharusnya menyehatkan justru bisa menyebabkan diare karena kandungan bakterinya cukup tinggi. Tidak bisa dipungkiri, berbagai proses pengolahan susu segar memang menurunkan tingkat mutu dan kandungan zat gizi di dalamnya. Pasterurisasi atau pemanasan misalnya, dapat menyebabkan 60 persen nutrisi menjadi tidak aktif dan 40 persen turun kualitasnya.

Yang berkembang saat ini, orang berlomba-lomba untuk sebisa mungkin mendapatkan susu langsung dari sumbernya. Bila dibandingkan, kandungan nutrisi dalam raw milk dengan yang sudah disterilkan sangat berbeda. Namun tanpa melalui pemanasan, susu segar yang baru diambil dari sumbernya juga tidak baik karena ternyata kandungan bakterinya cukup tinggi. Kandungan nutrisi yang tinggi sebanding dengan risiko yang ditimbulkan, misalnya diare dan gangguan lain yang disebabkan oleh bakteri.

Pendinginan saja tidak cukup untuk mematikan bakteri, oleh karena itu harus dipanaskan. Risikonya memang harus mengorbankan kualitas nutrisi yang terkandung di dalamnya. Direktur South-East Asia Food and Agriculture Science and Technology (SEAFAST) Center, Purwiyatno Hariyadi, Ph.D. membenarkan bahwa susu segar di Indonesia memiliki kandungan bakteri cukup tinggi. Salah satu penyebabnya adalah infrastruktur yang kurang memadai.

Posted in Info Kesehatan, Informasi Kesehatan, Tips Umum :: Kata Kunci: , , , susu segar, bakteri pada susu segar, proses produksi susu, ph susu sapi, identifikasi nutrisi susu sapi, uji pH susu segar, susu segar diare, berpa ph susu?, diare dan susu segar, proses pengolahan susu sapi, ph susu segar = sni, ph susu segar, hantu susu, penyakit necrophilia, peningkatan bakteri pada susu segar, kandungan ph susu, uji susu segar0 Comments

Bakteri Penyebab Diare



Bakteri Penyebab DiareFakta ini terungkap dalam sebuah penelitian di University of Leeds. Bakteri Clostridium difficile (C. difficile) adalah pemicu diare, salah satu infeksi paling mematikan yang terjadi di saluran pencernaan. Selama ini, kontak langsung dengan kotoran penderita diketahui sebagai satu-satunya cara penularan.Bakteri penyebab diare menyebar lebih mudah dari yang diketahui sebelumnya. Tidak hanya lewat kotoran manusia, bakteri tersebut ternyata bisa menyebar lewat udara.

Kontak langsung saja sudah cukup mudah menularkan bakteri tersebut, sehingga pasien diare selalu diisolasi saat dirawat oleh rumah sakit. Tempat isolasi pun harus selalu dipastikan bersih dan steril. Namun ternyata dalam pengamatan terhadap 50 pasien, penularan bakteri tersebut mejadi lebih mudah lagi ketika infeksinya semakin aktif. C. difficile bisa hidup di udara arus diperketat.Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit AS (CDC) mengimbau rumah sakit untuk sesegera mungkin mengisolasi pasien diare. Selain itu kebersihan ruang isolasi juga lebih diprioritaskan.

Posted in Info Kesehatan, Informasi Kesehatan :: Kata Kunci: , , , bakteri penyebab diare, kuman penyebab diare, bakteri penyebap diare, diare bakteri, artikel kedokteran penyebab diare, peranan biologi bakteri clostridium diffcile, makalah bakt eri penyebab diare, diare dan bakteri, cara penularan bakteri difficile, biologi dari bakteri clostridium difficile, baktery penyebab diare, bakteri pnyebab diare, power point penyakit diare0 Comments

Langganan SetengahBaya.info

Daftarkan emailmu di sini: