Gigi sering terasa ngilu bisa pertanda Anda mengalami gigi sensitif. Hal ini tidak boleh diabaikan, gigi sensitif bisa menyebabkan gigi meradang, tak bisa dipulihkan dan akhirnya kematian gigi. Beberapa tanaman herbal dapat membantu mengatasinya. Gigi sensitif merupakan istilah umum yang dipakai untuk menunjukkan adanya dentine hypersensitive (DH) yaitu terbukanya dentin akibat menipisnya email dan atau turunnya gusi. Berbagai tumbuhan dapat berguna untuk gigi dan gusi. Herbal dapat membunuh atau menghambat bakteri berbahaya di dalam mulut yang menyebabkan plak terbentuk pada gigi dan mengarah pada perkembangan penyakit gusi, termasuk gigi sensitif.
Berikut beberapa herbal yang dapat membantu mengurangi gigi sensitif:
Nimba.
Nimba adalah ramuan Ayurvedic antimikroba yang dapat memerangi plak gigi dan penyakit periodontal bila diterapkan pada gigi dan gusi. Menurut PeaceHealth.org, penggunaan 1 gr ekstrak daun nimba 2 kali per hari adalah pengobatan yang efektif untuk mencegah dan mengobati penyakit gigi dan gusi, yang juga menghilangkan sumber sensitivitas gigi.
Teh hijau.
Teh hijau dapat membantu mencegah kerusakan gigi dan radang gusi. Teh hijau mengandung senyawa yang dapat membantu menekan bakteri berbahaya di dalam mulut yang bertanggung jawab untuk pembentukan plak, yang menyebabkan kerusakan gigi, serta penyakit gusi atau radang gusi.
Echinacea dan chamomile.
Echinacea dan chamomile menawarkan anti-inflamasi dan antimikroba yang dapat membantu untuk mengobati radang gusi, serta gigi sensitif.
Posted in Info Kesehatan, Informasi Kesehatan, Kedokteran Gigi, Tips Umum :: Kata Kunci: Gigi Sensitif, Herbal yang Dapat, Membantu Mengurangi, obat sakit gigi sensitif, ramuan gigi ngilu, ramuan obat sakit gigi ngilu, OBAT HERBAL GIGI NGILU, ramuan herbal gigi linu, Ramuan Untuk Gigi Ngilu
Kesehatan gigi dan mulut belum jadi prioritas bagi penduduk Indonesia.
Sekitar 65 % penduduk Indonesia memiliki gigi sensitif yang ditandai dengan rasa ngilu terutama saat mengonsumsi makanan minuman panas atau dingin. Dari keseluruhan responden, hanya 19 persen yang berobat ke dokter gigi untuk melakukan perawatan rasa ngilunya. Sebagian besar masyarakat juga belum paham cara mencegah gigi ngilu. Dari hasil penelitian masalah gigi sensitif paling banyak dialami masyarakat Medan, yakni mencapai 77 %. Secara umum mereka juga suka makanan yang manis dan asam. Kebiasaan makan daging juga akan memberi tekanan lebih pada gigi saat pengunyahan.
Gigi sensitif merupakan istilah umum yang dipakai untuk menunjukkan adanya dentine hypersensitive, yaitu terbukanya dentin akibat menipisnya lapisan email. Penderita gigi sensitif akan mengalami rasa tidak nyaman, khususnya ketika mengonsumsi makanan atau minuman panas dan dingin. Dalam survei yang dilakukan, 83 % responden mengaku merasa ngilu saat menanggak minuman dingin dan makanan asam 29 %. Sebagian responden juga mengalami ngilu ketika mengonsumsi makanan manis 20 %. Rasa ngilu pada gigi sensitif dapat dipicu berbagai hal, seperti menggosok gigi terlalu keras, kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman dengan suhu ekstrem, serta sering mengonsumsi makanan yang terlalu asam atau manis.
Penyebab yang dapat menimbulkan gejala gigi sensitif. di antaranya :
1. Email Gigi Yang Tipis.
Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal di antaranya, faktor genetik. Ada beberapa orang yang dilahirkan dengan ketebalan lapisan emailnya tidak seperti normal. Karena tipis, rangsangan yang seharusnya masih dapat ditahan oleh email sampai juga ke dentin. Sebab lainnya karena gigi sering melakukan kegiatan-kegiatan yang menyebabkan lapisan email terkikis dan menipis, misalnya menggigit pulpen. Makanya pada penjahit atau perokok sering ditemukan gigi yang sudah aus sebelum waktunya. Akibatnya rangsangan yang datang sampai ke dentin.
2. Gigi Retak.
Ini juga bisa menyebabkan gejala gigi sensitif, rangsangan yang datang tertahan pada bagian yang utuh, tapi pada retakan tidak.
3. Tambalan Yang Bocor.
Ini juga bisa menyebabkan gejala gigi sensitif, rangsangan tidak tertahan sempurna oleh tambalan, terutama pada permukaan yang bocor.
4. Akar Gigi Terbuka.
Ini biasa juga disebut resesi gusi. Akar gigi yang seharusnya tertutupi oleh gusi malah terbuka lebar. Padahal, bagian akar memiliki lapisan yang tidak setebal bagian mahkota gigi.
Dentin adalah bagian dari mahkota gigi yang memiliki lajur-lajur khusus yang disebut sebagai tubuli. Berbeda dengan email yang lebih rapat dan padat. Di situlah sebabnya mengapa ketika lapisan ini tidak tertutupi atau hanya tertutupi selapis tipis email menyebabkan gigi mudah terangsang oleh dingin atau panas. Ada beberapa pilihan perawatan yang mungkin bisa dilakukan oleh pasien. Gigi bisa ditambal lagi atau dibuatkan lapisan tambahan di bagian mahkota, atau dibuatkan mahkota baru.
Posted in Info Kesehatan, Informasi Kesehatan, Kedokteran Gigi :: Kata Kunci: gejala gigi sensitif, Gigi Sensitif, Kesehatan gigi dan mulut, penyebab panas dingin, video cara menggosok gigi behel, mengapa gigi retak, penyebab gigi sakit menggigit, obat gigi sensitif yang alami, penyakit gigi retak, penyebab dan pencegahan sekitar gigi linu dan goyang, penyebab gusi ngilu, penyebab paha ngilu saat hamil, indikasi sakit ngilu sebadan, herbal penghilang plak/karies gigi, gigi sakit saat menggigit, Arti mimpi gigi terkikis, badan sering panas dingin, bekas tambalan gigi nyut nyutan, biaya untuk mengikis gusi, cara mengatasi gusi menipis, gigi retak, gigi retak disebabkan, gigi retak pada email, apa penyebab panas pada malaria